Rabu, 06 November 2013

Jadikan Menulis Sebagai Gaya Hidup Anda

Ketika pertama kali anda memutuskan untuk menjadi seorang penulis, apa motivasi terbesar yang mempengaruhi keputusan anda tersebut? Jika anda becita-cita untuk menjadi seorang penulis profesional, anda harus dapat menjawab pertanyaan ini dengan baik.
Menulis itu jika ditekuni akan mendatangkan banyak manfaat. Lebih-lebih jika kebiasaan menulis itu dimanage dengan baik, akan dapat menghasilkan pemasukan yang berarti kepada anda. Sebenarnya menulis itu gampang-gampang susah. Gampang jika anda punya banyak ide, mood anda sedang baik, dan memang anda sudah terbiasa menulis. Susahnya adalah memanage kegiatan menulis itu sendiri jika kita sedang dalam kondisi minim ide, dan mood kita menurun. Terlebih untuk menjaga konsistensi dan komitmen untuk tetap fokus pada profesi menulis, apaun keadaanya.
Lantas bagaimana cara untuk mensiasati kendala dalam menulis? Agar kita tetap dapat menjaga komitmen dan konsistensi, meskipun dalam kondisi paceklik ide sekalipun. Tetap produktif menulis meskipun mood kita tak menentu, dan berbagai faktor penghambat lainnya. Berikut merupakan kiat-kiat yang saya terapkan pada diri sendiri untuk mengatasi hal-hal di atas. Langkah-langkah berikut jika anda lakukan secara konsisten, akan membuat anda produktif dalam menulis, dan keahlian menulis anda akan semakin terasah.

1.       Temukan alasan mendasar
Apapun profesinya, seseorang memiliki sebuah alasan yang mendasar dan kuat mengapa ia menekuni profesi tersebut. Begitu juga dengan profesi menulis. Alasan tersebut bisa berhubungan dengan minat, bakat, hoby, ataupun alasan finansial sekalipun. Namun untuk menjadi seorang penulis yang hebat, jangan hanya alasan finansial saja yang menjadi faktor penyebab anda terjun ke dalam dunia kepenulisan. Sebab jika demikian, ketika menulis tidak lagi mendatangkan keuntungan finansial seperti yang anda harapkan. Anda akan mudah berhenti menjadi serang penulis.

2.       Jadikan menulis menjadi gaya hidup anda
Menjadikan menulis menjadi gaya hidup berarti kegiatan menulis sudah mendarah daging dalam diri anda. Setiap kegiatan anda dari bangun tidur sampai tidur lagi malam harinya dapat dan selalu anda catat setiap hari. Ketika berbelanja di supermarket anda menemui sebuah brosur iklan, anda lalu mempunyai sebuah ide brilian yang langsung anda jadikan bahan tulisan anda. Ketika menonton film anda lalu terinspirasi untuk menulis sebuah novel. Dan banyak lagi hal-hal dalam keseharian anda yang bisa menjadi bahan tulisan anda.

3.       Tantanglah diri anda untu membuat sebuah karya orisinal anda sendiri.
Ketika anda sudah berhasil membuat sebuah karya tulisan orisinal, kepercayaan diri anda akan meningkat. Buatlah sebuah karya orisinal mulai dari yang kecil-kecil saja dahulu. Bisa berupa artikel tentang hal-hal yang anda kuasai. Dan konsistenlah dalam hal itu. Tanpa terasa nanti anda akan memiliki ratusan artikel tentang topik yang anda sukai. Hal ini sama saja dengan membuat satu buku.

4.       Bergaulah dengan orang atau komunitas penulis
Lingkungan mempengaruhi seseorang. Jika lingkungan kita adalah lingkungan yang mendukung kita. Maka kita akan mengalami perkembangan yang terus meningkat sebagai seorang penulis. Namun sebaliknya, jika lingkungan kita tidak mendukung, maka hambatan kita menjadi seorang penulis profesional juga akan besar. Disamping itu dengan bergaul dengan komunitas penulis, semangat kita akan terjaga bahkan terus meningkat. Ide-ide yang bisa kita dapatkan untuk bahan tulisan pun akan semakin mudah kita dapatkan. Kita juga bisa mendapatkan arahan dan petunjuk dari para penulis profesional lain. Dan yang lebih penting lagi kita akan semakin produktif dalam menulis.
Temukan alasan terpenting yang membuat anda memutuskan menjadi seorang penulis, jadikan menulis sebagai gaya hidup anda, dan bergaulah dengan sesama penulis. Hal-hal penting ini lah yang ditanamkan oleh para penulis profesional agar bisa terus produktif dalam menulis. Buatlah itu menjadi pijakan dan gaya hidup anda. Dan tunggulah hasil manis yang bakal anda dapatkan nantinya.

Jumat, 25 Oktober 2013

Dahsyatnya penghasilan para Penulis Hebat

Tidak harus memiliki latar belakang yang mumpuni untuk menjadi seorang penulis yang hebat. Anda tahu, bahwa buku-buku yang laris di amazon.com ternyata pengarangnya dulu adalah seorang penulis yang tidak terkenal sama sekali. Salah satu contohnya adalah Ma Yan, bukunya bisa bertengger daftar 10 besar pada akhir tahun 2008.

Begitupun dengan Imrah Ahmad, seorang pakistan yang tinggal di inggris. Pada mulanya banyak penerbit yang meragukan dirinya. Hingga sebuah penerbit dari inggris yang bernama Aurum Press berminat menerbitkan bukunya yang berjudul unimagined. Dalam sekejab, buku ini berhasil menjadi buku best seller dalam sebuah festifal di the Byron Bay Writers Festifal.

Bagaimana dengan penulis Indonesia? ada beberapa nama yang karya karyanya booming di pasaran offline (non internet). Mereka adalah Andrea Hirata, Habiburrahman El Shirazy, Raditya Dika, Dewi Lestari, Djenar Maesa Ayu, dan lain-lain. Mereka bisa terkenal karena karyanya banyak diminati oleh para pembaca tanah air. Hal ini tentu adalah buah dari kerja keras mereka menjadi seorang penulis. Tidak ada sesuatu yang instan di muka bumi ini. Siapa yang banyak tahu tentang riwayatnya dulu sebelum karya-karyanya yang boming di pasaran?

Sumber menyebutkan, Andrea menjual lebih dari 600.000 copy exp bukunya dan dengan total keuntungan lebih dari Rp 3,6 miliar saja dalam satu judul laskar pelangi. Bila ditambah dengan beberapa bukunya yang mencetak best seller, mungkin bisa dibayangkan sendiri berapa penghasilan pria asal Belitung tersebut. Siapa yang menyangka bahwa dulunya Andrea Hirata adalah seorang karyawan Telkom?

Lain lagi habiburrahman el shirazy. Hampir semua karya-karya Habiburrahman yang berupa novel maupun mini novel best seller. Sebut saja Ayat-Ayat Cinta yang puluhan kali dicetak ulang lalu difilmkan dan ditonton oleh 3,5 juta orang. Bukunya AAC terjual lebih dari 400.000 exp menempatkan pria lulusan mesir ini sebagai penulis terkaya kedua di Indonesia dengan Rp 2,4 Milliar.

Dee (dewi lestari)  adalah salah satu penulis yang cukup fenomenal. Kehadiran Supernova-nya yang terkesan “rumit” banyak digemari penikmat sastra di Indonesia. Konon Dee (dewi lestari)   menghasilkan lebih dari 1,5 miliar rupiah dari seluruh novelnya.


Raditya Dika memulai karielnya sebagai seorang blogger dan berhasil menempatkan dirinya sebagai penulis terkaya ke 6 di Indonesia lewat novel Kambing Jantan-nya yang fenomenal. Buku-buku nya  menjadi terfavorit dan mendapatkan lebih dari 500 juta keuntungan pribadi yang membuat pria ini sebagai penulis muda beruntung. Ia juga menjadi artis yang sukses dengan beberapa iklan dan tampil dalam acara televisi.


Practice makes all things perfect. Latihan membuat segala sesuatu sempurna. Demikian pun para penulis. Inilah salah satu rahasia besar mereka. Sebelum mereka mendapatkan tempat di hati penerbit, mereka pernah ditolak berkali-kali, dan diminta untuk merevisi draf mereka. Namun semangat dan ketangguhan merekalah yang mengantarkan mereka menjadi seorang penulis besar pada masa ini. 


motivasi menulis

dapat uang dari menulis, kenapa tidak?

Bayangkan jika tulisan kita di blog  dibaca oleh banyak pengunjung, hal ini tentu sebuah keuntungan tersendiri bagi kita. Para online marketers mengusahakan berbagai cara untuk membuat hal ini terjadi. Mereka menjual berbagai macam barang/jasa dengan mengandalkan tulisan artikel mereka yang menjual. Bukan tidak mungkin dalam sebuah web penjualan yang dirancang sedemikian rupa, mampu menghasilkan penjualan yang tinggi. Tentu saja itu semua karena peranan artikel  menarik yang telah mereka siapkan dengan matang.  Artikel tersebut dapat menarik minat dan perhatian para pembaca web/blog mereka. Hal inilah yang menjadi pijakan para online marketers dalam membuat tulisan dalam web/blog mereka. Para online marketers mampu mengubah mereka dari sekadar pembaca pada mulanya menjadi pembeli potensial dari produk / jasa dalam website mereka.

Anda tentu bisa menghitung berapa potensi pendapatan yang didapatkan oleh seorang penulis yang mampu memanfaatkan hal ini. Mereka tinggal memanfaatkan keahlian mereka dalam menulis, mencari topik yang banyak dicari oleh orang di internet, mengumpulkan informasi yang lengkap tentang topik tulisan tersebut di internet, kemudian menyusunnya dan mengemasnya dengan baik. Maka jadilah sebuah produk informasi yang menjual yang siap untuk dipasarkan di internet.

Kelebihan dari memasarkan sebuah buku di internet sangat banyak. Bebera kelebihannya adalah murahnya biaya produksi, tidak perlu repot mengurus perijinan, dan sarana promosi yang tidak hanya bagus dan efektif, namun juga luas. Saya menyebut demikian karena memang internet memenuhi syarat-syarat yang saya sebutkan di atas. Saat ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Hampir sebagian lapisan masyarakat mencoba mencari apa yang mereka butuhkan lewat internet. Mereka seakan haus akan produk informasi yang bermanfaat bagi mereka, dan rela membayar tinggi untuk setiap produk informasi yang mampu menuntaskan dahaga informasi yang mereka butuhkan.

Kita para penulis bisa memanfaatkaan hal ini untuk menyuplai kebutuhan mereka. Bagi para penulis yang cerdik, tentu akan lebih dahulu mencari topik apa yang banyak dicari oleh mereka para pengguna internet. Baru kemudian bekerja untuk membuat tulisan yang menjual. Saat ini banyak sarana yang bisa dicari untuk menemukan topik-topik tersebut di internet, terutama di mesin-mesin pencari seperti google, yahoo, msn, dsb. Kita tinggal ketikkan kata kunci yang terpikirkan  di mesin pencari tersebut, kemudian lihat berapa banyak peminatnya.